Workshop Palliative Care Integration in Oncology

POI Jaya Sukses Gelar Workshop Palliative Care Integration in Oncology, Dorong Integrasi Perawatan Paliatif dalam Layanan Kanker
Jakarta, 7 Desember 2025 – Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) Cabang Jakarta Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kanker di Indonesia melalui penyelenggaraan Workshop Palliative Care Integration in Oncology. Kegiatan ilmiah ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (6–7 Desember 2025), bertempat di RS Kanker Dharmais, Jakarta.
Workshop ini bertujuan memperkuat pemahaman serta keterampilan tenaga kesehatan dalam mengintegrasikan perawatan paliatif secara dini dan berkelanjutan pada pasien kanker. Pendekatan ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarganya, tidak hanya pada fase akhir kehidupan, tetapi sejak awal perjalanan penyakit.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua POI Jaya, Prof. Dr. Dr. dr. Ikhwan Rinaldi, Sp.PD-KHOM, M.Epid., M.Pd.Ked., FINASIM, FACP, FISQua, yang sekaligus menyampaikan materi mengenai prinsip tatalaksana kanker. Dalam sambutannya, Prof. Ikhwan menekankan bahwa integrasi paliatif dalam onkologi merupakan bagian tak terpisahkan dari pelayanan kanker yang komprehensif dan berorientasi pada pasien.
Hari pertama workshop diisi dengan materi konseptual dan praktik komunikasi dalam perawatan paliatif, mulai dari Early Palliative Care Integration in Oncology, serious illness conversation, hingga advance care planning. Tidak hanya berupa paparan materi, sesi ini juga dilengkapi dengan roleplay interaktif, yang memungkinkan peserta mempraktikkan langsung komunikasi klinis yang empatik dan efektif dalam menghadapi pasien dengan penyakit seriusÂ

Memasuki hari kedua, fokus pembahasan diarahkan pada tantangan klinis dalam perawatan paliatif, antara lain end-of-life care management, refractory dyspnea, delirium, delirium terminal, hingga malignant bowel obstruction. Setiap topik dikaji melalui kombinasi paparan ilmiah dan diskusi kasus, sehingga peserta mendapatkan gambaran aplikatif yang dapat diterapkan dalam praktik sehari-hari. Workshop juga membahas teknik pemberian obat subkutan dan hipodermoklisis sebagai bagian dari tata laksana paliatif yang aman dan efektif.
Kegiatan ini menghadirkan para pembicara dari berbagai disiplin ilmu, termasuk penyakit dalam, paliatif, psikiatri, neurologi, dan pulmonologi, yang mencerminkan pendekatan multidisiplin dalam perawatan paliatif onkologi. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang aktif dan interaksi intensif selama sesi berlangsung.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa workshop ini memberikan perspektif baru mengenai pentingnya komunikasi dan kolaborasi lintas profesi dalam merawat pasien kanker. Materi yang disampaikan dinilai komprehensif dan relevan dengan tantangan yang dihadapi tenaga kesehatan di lapangan.
Sebagai penutup, Dr. dr. Maria Astheria, MPallc menegaskan bahwa keberhasilan integrasi perawatan paliatif dalam onkologi membutuhkan sinergi berbagai profesi kesehatan. Melalui kegiatan ini, POI Jaya berharap semakin banyak tenaga kesehatan yang memiliki pemahaman dan keterampilan memadai untuk memberikan pelayanan kanker yang holistik, berfokus pada kualitas hidup pasien, serta berlandaskan empati dan profesionalisme.
Oleh:
Aisyah Nabila Zahra, S.KM




